kembali ke semua proyek

Quarantine Medical Record (QMR)

QMR, catatan kesehatan dengan QR Code untuk setiap pasien

Kumpulan tampilan aplikasi mobile QMR

Kesehatan & Rekam Medis

Hasil pekerjaan
REST API untuk aplikasi mobilePenilaian status kesehatan otomatisIntegrasi WhatsApp dan emailExport laporan Excel
Periode proyek
2025
Lingkup pekerjaan
Perancangan databasePengembangan REST APIIntegrasi WhatsApp & emailSetup server

QMR adalah aplikasi untuk memantau kesehatan pegawai dan pasien. Setiap pengguna punya QR Code sendiri, jadi petugas cukup memindainya untuk mencatat hasil pemeriksaan. Di proyek ini saya mengerjakan backend: database, REST API untuk aplikasi mobile, serta integrasi WhatsApp dan email. Desain UI dan aplikasi mobile dikerjakan anggota tim lain.

Tujuan

Mengganti pencatatan pemeriksaan manual dengan riwayat kesehatan per orang yang mudah dilacak dan bisa memberi peringatan dini.

Tantangan

Status kesehatan harus dinilai otomatis dari banyak parameter, dan batas normalnya harus bisa diubah tanpa mengubah kode. Hasil pemeriksaan juga perlu sampai ke pasien lewat WhatsApp tanpa layanan berbayar.

Solusi

Batas normal tiap parameter disimpan di database, lalu status keseluruhan mengikuti hasil yang paling buruk. Untuk WhatsApp, nomor pengirim cukup dihubungkan sekali dengan scan QR, setelah itu hasil pemeriksaan bisa dikirim langsung ke pasien.

Akun dan QR Code pribadi

Pasien dan pegawai mendaftar dengan alamat lengkap sampai tingkat desa, lalu mendapat QR Code sebagai identitas. Satu akun bisa login di maksimal lima perangkat, dan lupa password ditangani lewat OTP email.

Scan QR, isi hasil, status langsung keluar

Petugas memindai QR Code atau mencari nama pasien, lalu mengisi tinggi, berat, tekanan darah, kolesterol, gula darah, asam urat, dan malaria. IMT dihitung otomatis, dan setiap hasil dinilai Aman, Perlu Perhatian, atau Perlu Tindak Lanjut.

Persetujuan pegawai dan laporan

Akun pegawai baru aktif setelah disetujui manager. Manager juga melihat statistik pemeriksaan per bulan atau per tahun dan mengekspor data ke Excel sesuai rentang tanggal.

Rancangan database

Database mencakup data pengguna dengan alamat berjenjang, hasil pemeriksaan, hak akses per peran, sesi login per perangkat, notifikasi, dan konfigurasi batas normal yang bisa diubah tanpa deploy ulang.

Hasil dikirim lewat WhatsApp dan email

Setiap hasil pemeriksaan otomatis dikirim ke email pasien, dan bisa juga dikirim atau dikirim ulang lewat WhatsApp. Nomor WhatsApp pengirim dihubungkan dengan scan QR, tanpa perlu layanan WhatsApp berbayar.

Teknologi yang digunakan

REST API dibangun dengan Bun, Hono, dan TypeScript, memakai Prisma dan MariaDB untuk database. WhatsApp memakai whatsapp-web.js, email memakai Nodemailer, laporan Excel dibuat dengan ExcelJS, dan server dijalankan dengan PM2.